JazLearnThai

Tata bahasa Thailand untuk pemula: 10 aturan yang cukup dulu

Tim JazLearnThai 12 menit baca

Tata bahasa Thailand tidak punya konjugasi kata kerja, tidak punya tenses, tidak punya bentuk jamak, dan tidak punya kata sandang seperti a atau the. Urutan kalimatnya subjek, kata kerja, objek, sama seperti bahasa Indonesia. Sepuluh aturan di bawah sudah cukup untuk menyusun kalimat Thai yang benar; sembilan di antaranya sudah kamu pakai setiap hari.

Artikel ini membandingkan gramatika Thai dengan gramatika Indonesia, bukan dengan gramatika Inggris. Bedanya besar: hampir semua penjelasan tata bahasa Thai di internet diterjemahkan dari sumber Inggris, jadi separuh isinya menjelaskan hal yang bagi penutur Indonesia memang sudah tidak ada, seperti konjugasi dan kata sandang.

Semua tulisan Thai, romanisasi bernada, dan contoh kalimat di halaman ini diambil apa adanya dari kamus JazLearnThai, yang hari ini memuat 2871 halaman kata bersuara. Tidak ada satu pun kalimat Thai di sini yang dikarang untuk keperluan contoh.

Kenapa tata bahasa Thailand terasa mudah bagi penutur Indonesia

Tata bahasa Thailand dan tata bahasa Indonesia sama-sama bahasa isolatif: kata tidak berubah bentuk, dan makna gramatikal dibawa oleh kata tambahan serta urutan kata. Itu sebabnya sembilan dari sepuluh aturan di bawah bukan hal baru untuk kamu; yang baru cuma satu, yaitu kata penggolong.

Penutur bahasa Inggris harus membongkar kebiasaan lama saat belajar bahasa Thai: melepas -s jamak, melepas a dan the, melepas perubahan bentuk kata kerja, dan membalik urutan kata sifat. Penutur bahasa Indonesia tidak perlu melepas apa pun, karena bahasa Indonesia sudah tidak punya keempatnya.

AturanBahasa ThaiBahasa IndonesiaPerlu belajar ulang?
1. Konjugasi kata kerjatidak adatidak adatidak
2. Tensestidak ada; dipakai partikel waktutidak ada; dipakai akan, sedang, sudahtidak
3. Jamak dan kata sandangtidak adatidak adatidak
4. Urutan dasar kalimatsubjek + kata kerja + objeksubjek + kata kerja + objektidak
5. Posisi penjelassetelah kata bendanyasetelah kata bendanyatidak
6. Kepemilikanbenda + ของ + pemilikbenda + pemiliktidak
7. Kalimat tanyapartikel di akhir; kata tanya tetap di tempatnyapartikel ga atau kah; kata tanya tetap di tempatnyatidak
8. Kalimat tanpa kata kerjakata sifat langsung jadi predikatkata sifat langsung jadi predikattidak
9. Negasiไม่ untuk kata kerja dan sifat, ไม่ใช่ untuk kata bendatidak versus bukantidak
10. Kata penggolongwajib saat berhitung; benda + angka + penggolongada, tapi urutannya angka + penggolong + bendaya

Aturan 1 sampai 3: bentuk katanya tidak pernah berubah

Tiga aturan pertama tata bahasa Thai adalah tiga hal yang tidak ada. Kata kerja Thai tidak berubah karena subjek, kata kerja Thai tidak berubah karena waktu, dan kata benda Thai tidak berubah karena jumlah. Satu kata punya satu bentuk, selamanya.

Aturan 1: kata kerja Thai tidak punya konjugasi

Kata kerja bahasa Thai punya satu bentuk untuk semua subjek, semua jumlah, dan semua situasi kalimat. Perhatikan kata ชอบ (chôop, "suka") di empat kalimat yang benar-benar ada di kamus kami: bentuknya tidak bergeser satu huruf pun, baik saat subjeknya laki-laki, perempuan, saat dinegasikan, maupun saat jadi pertanyaan.

Tulisan ThaiRomanisasi JLTArtiFungsi kalimat
ผมชอบครับphǒm chôop khrápsaya sukapernyataan, penutur laki-laki
ฉันชอบค่ะchǎn chôop khâsaya sukapernyataan, penutur perempuan
ไม่ชอบครับmâi chôop khráptidak sukanegasi
ชอบไหมครับchôop mǎi khrápsuka ga?pertanyaan

Bandingkan dengan bahasa Inggris, yang memaksa like, likes, liked, dan liking untuk empat situasi itu. Bahasa Indonesia juga memakai satu bentuk saja, "suka", jadi aturan pertama tata bahasa Thai sudah otomatis kamu patuhi.

Aturan 2: tidak ada tenses; waktu ditandai partikel

Bahasa Thai menandai waktu dengan menempelkan satu kata di sekitar kata kerja, persis cara bahasa Indonesia memakai akan, sedang, dan sudah. Kata kerjanya sendiri tidak ikut berubah. Empat partikel berikut sudah menutup hampir semua kebutuhan pemula, dan posisinya mengikuti keterangan di halaman kamus masing-masing.

PartikelRomanisasi JLTArtiDiletakkan di mana
จะakansebelum kata kerja
กำลังkam-langsedangsebelum kata kerja
แล้วléewsudahsetelah kata kerja
อยู่yùuberada, atau sedang berlangsungsetelah kata kerja

Aturan 3: tidak ada bentuk jamak dan tidak ada kata sandang

Kata benda bahasa Thai tidak berubah bentuk saat jumlahnya lebih dari satu, dan bahasa Thai tidak punya padanan a, an, atau the. Lihat kata พี่ (phîi, "kakak") di tiga kalimat kamus ini: bentuknya sama untuk satu kakak dan untuk tiga kakak.

Ketiadaan kata sandang berarti kepastian benda tidak ditandai dengan the, melainkan dengan kata tunjuk yang diletakkan setelah bendanya: นี้ (níi, "ini") dan นั้น (nán, "yang itu"). Kalimat คนนี้ชื่อเอ็มครับ (khon níi cheûu em khráp) berarti "orang ini namanya m", dan susunannya sama persis dengan bahasa Indonesia: benda dulu, penunjuk belakangan.

Aturan 4 sampai 6: urutan katanya mengikuti pola bahasa Indonesia

Tiga aturan berikutnya soal urutan. Di ketiganya, bahasa Thai menaruh kata pada posisi yang sama dengan bahasa Indonesia, dan pada posisi yang berlawanan dengan bahasa Inggris. Inilah bagian yang membuat penutur Indonesia bisa menyusun kalimat Thai lebih cepat daripada penutur Inggris.

Aturan 4: subjek, kata kerja, objek

Urutan dasar kalimat bahasa Thai adalah subjek, lalu kata kerja, lalu objek, sama seperti bahasa Indonesia. Kalimat คุณมีพี่ไหมครับ (khun mii phîi mǎi khráp, "kamu punya kakak ga?") menaruh คุณ (khun, "anda") sebagai subjek, มี (mii, "memiliki") sebagai kata kerja, dan พี่ (phîi, "kakak") sebagai objek, dalam urutan itu.

Kata ganti orang boleh dibuang kalau sudah jelas siapa yang dimaksud. Kalimat ไม่ชอบครับ (mâi chôop khráp) diterjemahkan "tidak suka" tanpa subjek sama sekali, dan itu kalimat lengkap yang wajar, sama wajarnya dengan "tidak suka" dalam bahasa Indonesia sehari-hari.

Aturan 5: penjelas datang setelah kata bendanya

Dalam bahasa Thai, kata sifat, nama bangsa, dan kata tunjuk semuanya diletakkan setelah kata benda yang dijelaskan. Bahasa Indonesia melakukan hal yang sama, sedangkan bahasa Inggris membalik urutannya.

Tulisan ThaiRomanisasi JLTArti harfiahBahasa Inggris
ชาเย็นchaa yenteh dinginiced tea
คนไทยkhon thaiorang ThailandThai person
คนนี้khon níiorang inithis person
คนนั้นkhon nánorang ituthat person

Pola ini terlihat di kalimat utuh juga: เขาเป็นคนอินโดนีเซียครับ (khǎo pen khon in-doo-nii-siia khráp) berarti "dia adalah orang indonesia", dengan คน (khon, "orang") di depan dan nama negaranya di belakang, urutan yang identik dengan bahasa Indonesia.

Aturan 6: kepemilikan disusun benda dulu, pemilik belakangan

Kepemilikan dalam bahasa Thai memakai pola benda + ของ (khǒong) + pemilik. Kata ของ berfungsi seperti "milik", dan urutannya sama dengan bahasa Indonesia, yang juga menaruh benda lebih dulu: "ayah saya", bukan "saya ayah".

Dalam percakapan cepat, ของ sering dibuang dan bendanya langsung ditempel ke pemiliknya, sehingga susunannya jadi persis bahasa Indonesia tanpa kata perantara sama sekali.

Aturan 7 sampai 9: bertanya, kalimat tanpa kata kerja, dan menegasikan

Tiga aturan ini adalah tempat penutur Inggris paling sering tersandung, karena bahasa Inggris memaksa kata bantu do, does, dan is di ketiganya. Bahasa Thai tidak memakai kata bantu apa pun untuk ini, dan begitu juga bahasa Indonesia.

Aturan 7: pertanyaan dibuat dengan partikel di akhir, tanpa membalik kalimat

Untuk membuat pertanyaan ya-tidak dalam bahasa Thai, kalimat pernyataan dibiarkan utuh dan ditambahi ไหม (mǎi) di ujungnya. Tidak ada pembalikan urutan, tidak ada kata bantu. Bahasa Indonesia melakukan hal yang sama dengan menambahkan "ga?" atau "kah".

Tulisan ThaiRomanisasi JLTArtiJenis pertanyaan
ชอบไหมครับchôop mǎi khrápsuka ga?ya-tidak
เขามีน้องไหมคะkhǎo mii nóong mǎi khádia punya adik ga?ya-tidak
คุณอายุยี่สิบใช่ไหมครับkhun aa-yú yîi-sìp châi mǎi khrápumur kamu dua puluh kan?minta konfirmasi
คุณชื่ออะไรคะkhun cheûu à-rai khásiapa nama kamu?kata tanya
คุณอายุเท่าไหร่khun aa-yú thâo-ràiberapa umur anda?kata tanya
คุณเป็นคนที่ไหนครับkhun pen khon thîi-nǎi khrápkamu adalah orang mana?kata tanya

Perhatikan tiga baris terakhir tabel: kata tanya bahasa Thai tetap duduk di posisi kata yang ditanyakan, tidak pindah ke depan kalimat. พ่อของคุณทำงานอะไรครับ (phôo khǒong khun tham-ngaan à-rai khráp) berarti "ayah kamu kerja apa?", dengan อะไร di belakang, sama seperti bahasa Indonesia. Bahasa Inggris justru harus memindahkannya ke depan dan menambah does.

Satu bentuk yang paling cepat berguna adalah ใช่ไหม (châi mǎi), yang dipakai untuk meminta konfirmasi atas hal yang sudah kamu duga. Fungsinya identik dengan "kan?" dalam bahasa Indonesia, dan letaknya juga sama, yaitu di ujung kalimat.

Aturan 8: kata sifat tidak butuh kata "adalah"

Bahasa Thai memakai เป็น (pen, "adalah") hanya ketika predikatnya kata benda, misalnya profesi atau identitas. Kalau predikatnya kata sifat, tidak ada kata penghubung sama sekali; kata sifatnya langsung menempel ke subjek. Bahasa Indonesia bekerja dengan cara yang sama: "saya sakit", bukan "saya adalah sakit".

Tulisan ThaiRomanisasi JLTArtiPredikatnya apa
ผมเป็นคนกรุงเทพครับphǒm pen khon krung-thêep khrápsaya adalah orang bangkokkata benda, pakai เป็น
พี่ของผมเป็นครูครับphîi khǒong phǒm pen khruu khrápkakak saya adalah gurukata benda, pakai เป็น
ไม่สบายครับmâi sà-baay khráptidak baik-baik saja, sakitkata sifat, tanpa เป็น
สบายดีค่ะsà-baay dii khâbaik-baik sajakata sifat, tanpa เป็น

Efek samping aturan ini adalah kebiasaan topik-komentar: bahasa Thai suka menyebut dulu hal yang dibicarakan, lalu memberi komentarnya, tanpa kata kerja di antaranya. Kalimat คนนี้อายุยี่สิบหกค่ะ (khon níi aa-yú yîi-sìp hòk khâ) berarti "umur orang ini dua puluh enam", secara harfiah "orang ini, umur dua puluh enam". Bahasa Indonesia menyusun kalimat umur dengan cara yang sama, juga tanpa kata kerja.

Aturan 9: negasi memakai ไม่, dan ada beda tidak versus bukan

Negasi dalam bahasa Thai dibuat dengan meletakkan ไม่ (mâi, "tidak") tepat sebelum kata kerja atau kata sifat. Untuk menyangkal kata benda, yang dipakai adalah ไม่ใช่ (mâi châi, "bukan"). Pembagian ini sama dengan pembagian tidak versus bukan dalam bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris tidak punya padanannya karena memakai not untuk keduanya.

Aturan 10: kata penggolong, dan di sini gratisannya mulai habis

Kata penggolong adalah kata wajib yang muncul saat kamu menghitung benda dalam bahasa Thai. Aturan inilah satu-satunya dari sepuluh yang benar-benar perlu kamu pelajari dari awal, karena bahasa Indonesia punya kata penggolong tetapi menaruhnya di urutan yang berbeda dan tidak selalu mewajibkannya.

Pola bahasa Thai adalah benda + angka + penggolong. Pola bahasa Indonesia adalah angka + penggolong + benda. Bandingkan kalimat kamus เขามีพี่สามคนครับ (khǎo mii phîi sǎam khon khráp) dengan terjemahannya, "dia punya tiga kakak": dalam bahasa Thai urutannya kakak, tiga, orang, sedangkan padanan lengkap bahasa Indonesianya berbunyi tiga orang kakak.

PenggolongRomanisasi JLTUntuk benda apaPadanan Indonesia
คนkhonorangorang
ใบbaibenda tipis dan lebar: daun, kertas, kartulembar
อันanbenda yang tidak punya penggolong khususbuah, biji

Kabar baiknya, penggolong bukan konsep asing untuk kamu: bahasa Indonesia sudah memakai orang, lembar, buah, ekor, dan batang dengan logika yang sama, yaitu memilih kata bantu sesuai jenis benda. Yang perlu dilatih hanya dua hal: urutannya yang terbalik, dan kenyataan bahwa dalam bahasa Thai penggolong tidak boleh dibuang saat berhitung.

Untuk pemula, คน (khon) saja sudah menutup sebagian besar kebutuhan, karena kalimat pertama yang kamu bangun hampir selalu tentang orang: jumlah anggota keluarga, jumlah kakak, jumlah adik. Tambah penggolong lain belakangan, satu per satu, saat kosakata bendanya sudah masuk.

Dua hal yang tetap sulit meski tata bahasanya sederhana

Gramatika Thai yang ringan bukan berarti bahasa Thai gampang seluruhnya. Ada dua hal di luar tata bahasa yang menghabiskan waktu belajar paling banyak, dan keduanya tidak dibantu sama sekali oleh bahasa Indonesia.

Pertama, nada. Bahasa Thai punya 5 nada, dan nada mengubah arti kata, bukan cuma gaya bicara. Kalimat yang gramatikanya sempurna tetap tidak dipahami kalau nadanya salah, dan huruf latin biasa tidak merekam nada; itu sebabnya romanisasi di halaman ini memakai tanda nada seperti à, â, dan ǎ, dan setiap kata punya audio.

Kedua, jenis kelamin penutur. Bahasa Thai memilih kata ganti dan partikel sopan berdasarkan siapa yang bicara, bukan siapa yang disapa, dan bahasa Indonesia tidak punya kebiasaan ini sama sekali.

KataRomanisasi JLTArtiDipakai oleh
ผมphǒmsayapenutur laki-laki
ฉันchǎnsayapenutur perempuan
ครับkhráppartikel sopanlaki-laki, untuk pernyataan dan pertanyaan
ค่ะkhâpartikel sopanperempuan, untuk pernyataan
คะkhápartikel sopanperempuan, untuk pertanyaan

Urutan belajar yang masuk akal untuk sepuluh aturan ini

  1. Pasang aturan 4 dan 8 lebih dulu, yaitu urutan subjek-kata kerja-objek dan kalimat tanpa "adalah". Dua aturan ini sudah cukup untuk memperkenalkan diri.
  2. Tambah aturan 9, negasi dengan ไม่, karena kalimat kedua yang kamu butuh biasanya penolakan atau koreksi.
  3. Tambah aturan 7, partikel tanya ไหม dan ใช่ไหม, supaya kamu bisa memulai percakapan, bukan cuma menjawab.
  4. Baru setelah itu aturan 2, partikel waktu จะ, กำลัง, dan แล้ว, karena tanpa ini kamu hanya bisa bicara soal keadaan sekarang.
  5. Aturan 10, kata penggolong, dilatih terakhir dan dilatih paling lama; mulai dari คน saja dan tambahkan penggolong lain setelah kosakata bendanya masuk.
  6. Aturan 1, 3, 5, dan 6 tidak perlu dilatih sebagai aturan; cukup diperhatikan sekali, lalu dibiarkan bekerja karena bahasa Indonesiamu sudah memakai pola yang sama.

JazLearnThai, aplikasi belajar bahasa Thai untuk penutur Indonesia, menyusun 2871 halaman kata bersuara dengan romanisasi bernada, catatan pemakaian dalam bahasa Indonesia, dan latihan berjadwal. Setiap kalimat contoh di artikel ini tertaut ke halaman katanya, jadi pola gramatikalnya bisa langsung kamu dengarkan dan ucapkan, bukan cuma dibaca sebagai aturan.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah bahasa Thailand punya tenses?
Tidak. Kata kerja bahasa Thai tidak berubah bentuk untuk masa lalu, sekarang, atau masa depan. Waktu ditandai dengan partikel di sekitar kata kerja: จะ (cà) untuk akan, กำลัง (kam-lang) untuk sedang, dan แล้ว (léew) untuk sudah, persis cara bahasa Indonesia bekerja.
Apakah tata bahasa Thailand lebih sulit daripada bahasa Inggris?
Untuk penutur Indonesia, tidak. Bahasa Thai tidak punya konjugasi, tenses, bentuk jamak, maupun kata sandang, sehingga empat sumber kesalahan terbesar dalam bahasa Inggris hilang seluruhnya. Kesulitan bahasa Thai pindah ke tempat lain, yaitu 5 nada dan sistem tulisannya.
Apa urutan kata dalam kalimat bahasa Thailand?
Subjek, lalu kata kerja, lalu objek, sama seperti bahasa Indonesia. Kata sifat, nama bangsa, dan kata tunjuk seperti นี้ (níi, ini) diletakkan setelah kata bendanya, juga sama seperti bahasa Indonesia dan berlawanan dengan bahasa Inggris.
Apa itu kata penggolong dalam bahasa Thailand dan apakah wajib?
Kata penggolong adalah kata bantu bilangan yang muncul saat menghitung benda, misalnya คน (khon) untuk orang. Dalam bahasa Thai penggolong wajib ada saat berhitung, dan urutannya benda + angka + penggolong, terbalik dari bahasa Indonesia yang memakai angka + penggolong + benda.
Perlu belajar tata bahasa dulu atau kosakata dulu?
Kosakata dulu, gramatika menyusul dari kalimat yang kamu dengar. Karena tata bahasa Thai tidak mengubah bentuk kata, satu kata yang kamu hafal langsung bisa dipakai di semua posisi kalimat, jadi kosakata memberi hasil lebih cepat daripada menghafal aturan.
Kenapa ada ครับ dan ค่ะ di ujung hampir semua contoh kalimat?
Itu partikel sopan, dan pemakaiannya mengikuti jenis kelamin penutur, bukan lawan bicara. Laki-laki memakai ครับ (khráp), perempuan memakai ค่ะ (khâ) untuk pernyataan dan คะ (khá) untuk pertanyaan. Tanpa partikel, kalimatmu tidak salah secara gramatika, tetapi terdengar seperti bicara ke teman sebaya.

Sepuluh aturan di atas adalah seluruh gramatika yang dibutuhkan untuk kalimat percakapan dasar; sisanya adalah kosakata, nada, dan jam latihan. Mulai dari kalimat yang polanya sudah kamu kenali, lalu tukar katanya satu per satu.

Latih kalimat bahasa Thai gratis