Vokal bahasa Thai: 32 bentuk, posisinya, dan pasangan pendek-panjangnya
Vokal bahasa Thai ditulis dengan 16 simbol dasar yang bergabung menjadi 32 bentuk vokal baku: 18 vokal tunggal, 6 vokal gabungan, dan 8 vokal tambahan. Yang paling sering menjebak pemula bukan bunyinya, melainkan posisinya, karena satu simbol vokal bisa ditulis sesudah, sebelum, di atas, di bawah, atau mengelilingi konsonannya.
Vokal bahasa Thai itu 32 bentuk tulisan, bukan 32 bunyi
Angka 32 yang beredar di mana-mana adalah jumlah bentuk vokal baku dalam daftar สระ yang diajarkan di sekolah Thai, bukan jumlah bunyi vokal yang berbeda. Ketiga puluh dua bentuk itu dibangun dari 16 simbol dasar yang bisa berdiri sendiri atau bergabung, dan pengelompokannya di daftar tradisional Thai adalah 18 + 6 + 8.
| Kelompok | Nama Thai | Jumlah | Isinya |
|---|---|---|---|
| Vokal tunggal | สระเดี่ยว | 18 | 9 kualitas vokal, masing-masing punya versi pendek dan panjang |
| Vokal gabungan | สระประสม | 6 | 3 diftong, masing-masing punya versi pendek dan panjang |
| Vokal tambahan | สระเกิน | 8 | ไ◌ ใ◌ เ◌า ◌ำ ฤ ฤๅ ฦ ฦๅ; bukan bunyi vokal murni |
Kalau yang dihitung adalah bunyi, angkanya berbeda. Secara fonologis bahasa Thai punya 9 kualitas vokal tunggal dan 3 diftong, jadi 24 bunyi vokal (18 tunggal + 6 diftong). Delapan vokal tambahan tidak masuk hitungan itu karena empat di antaranya (ไ◌ ใ◌ เ◌า ◌ำ) sebenarnya vokal pendek yang sudah membawa bunyi penutupnya, dan empat sisanya (ฤ ฤๅ ฦ ฦๅ) adalah huruf serapan Sanskerta yang membawa bunyi konsonan r atau l.
Tabel lengkap 32 vokal Thai: bentuk, bunyi, posisi, dan contoh kata
Tanda ◌ di tabel ini adalah tempat konsonannya berdiri, bukan huruf. Jadi ◌า berarti simbol า ditulis sesudah konsonan, dan เ◌ berarti simbol เ ditulis sebelum konsonan. Kolom bunyi memakai romanisasi JLT, sistem yang sama dengan yang dipakai di seluruh halaman kata kami, dan contoh kata yang bertaut bisa langsung kamu dengar audionya.
| Bentuk | Nama | Bunyi (JLT) | Posisi simbol | Contoh kata |
|---|---|---|---|---|
| ◌ะ | สระอะ | a (pendek) | sesudah | จะ (cà, akan) |
| ◌า | สระอา | aa (panjang) | sesudah | มา (maa, datang) |
| ◌ิ | สระอิ | i (pendek) | di atas | กิน (kin, makan) |
| ◌ี | สระอี | ii (panjang) | di atas | ดี (dii, baik) |
| ◌ึ | สระอึ | eu (pendek) | di atas | หนึ่ง (neùng, satu) |
| ◌ือ | สระอือ | euu (panjang) | di atas + sesudah | มือ (meuu, tangan) |
| ◌ุ | สระอุ | u (pendek) | di bawah | สุด (sùt, ujung) |
| ◌ู | สระอู | uu (panjang) | di bawah | ดู (duu, menonton) |
| เ◌ะ | สระเอะ | e (pendek) | sebelum + sesudah | เด็ก (dèk, anak; bentuk berubah เ◌็) |
| เ◌ | สระเอ | ee (panjang) | sebelum | เพลง (phleeng, lagu) |
| แ◌ะ | สระแอะ | e (pendek) | sebelum + sesudah | แข็ง (khěng, keras; bentuk berubah แ◌็) |
| แ◌ | สระแอ | ee (panjang) | sebelum | แดง (deeng, merah) |
| โ◌ะ | สระโอะ | o (pendek) | sebelum + sesudah | โต๊ะ (tó, meja) |
| โ◌ | สระโอ | oo (panjang) | sebelum | โรงเรียน (roong-riian, sekolah) |
| เ◌าะ | สระเอาะ | o (pendek) | sebelum + sesudah | เกาะ (kò, pulau) |
| ◌อ | สระออ | oo (panjang) | sesudah | ต่อ (tòo, melanjutkan) |
| เ◌อะ | สระเออะ | eu (pendek) | sebelum + sesudah | เยอะ (yeú, banyak) |
| เ◌อ | สระเออ | euu (panjang) | sebelum + sesudah | เธอ (theuu, kamu) |
| เ◌ียะ | สระเอียะ | ia (pendek) | sebelum + di atas + sesudah | hampir tidak dipakai di kata sehari-hari |
| เ◌ีย | สระเอีย | iia (panjang) | sebelum + di atas + sesudah | เรียน (riian, belajar) |
| เ◌ือะ | สระเอือะ | eua (pendek) | sebelum + di atas + sesudah | hampir tidak dipakai di kata sehari-hari |
| เ◌ือ | สระเอือ | euua (panjang) | sebelum + di atas + sesudah | เดือน (deuuan, bulan) |
| ◌ัวะ | สระอัวะ | ua (pendek) | di atas + sesudah | hampir tidak dipakai di kata sehari-hari |
| ◌ัว | สระอัว | uua (panjang) | di atas + sesudah | หัว (hǔua, kepala) |
| ไ◌ | สระไอ (ไม้มลาย) | ai | sebelum | ไป (pai, pergi) |
| ใ◌ | สระใอ (ไม้ม้วน) | ai | sebelum | ใจ (cai, hati) |
| เ◌า | สระเอา | ao | sebelum + sesudah | เรา (rao, kita) |
| ◌ำ | สระอำ | am | di atas + sesudah | น้ำ (nám, air) |
| ฤ | ฤ | reu (pendek) | berdiri sendiri | ฤดู (reú-duu, musim) |
| ฤๅ | ฤๅ | reuu (panjang) | berdiri sendiri | sangat jarang, hampir hanya di kata sastra |
| ฦ | ฦ | leu (pendek) | berdiri sendiri | sudah tidak dipakai lagi |
| ฦๅ | ฦๅ | leuu (panjang) | berdiri sendiri | sudah tidak dipakai lagi |
Empat bentuk terakhir dalam daftar 32 vokal Thai menjelaskan kenapa banyak buku Thai modern menyebut 28 bentuk, bukan 32: ฦ dan ฦๅ sudah mati dari peredaran, dan ฤ ฤๅ nyaris hanya hidup di kata serapan. Tiga diftong pendek (เ◌ียะ, เ◌ือะ, ◌ัวะ) juga praktis hanya muncul di kata seru dan tiruan bunyi, jadi kami tidak menuliskan contoh kata yang tidak ada di korpus kami.
Di mana simbol vokal Thai ditulis? Lima posisi, bukan satu
Posisi simbol vokal Thai adalah letak fisiknya terhadap konsonan yang dibunyikan lebih dulu, dan ada lima kemungkinan: sesudah, sebelum, di atas, di bawah, dan mengelilingi konsonan dari dua atau tiga sisi sekaligus. Aksara Thai adalah abugida, jadi simbol vokal memang menempel pada konsonannya, bukan berdiri berurutan seperti huruf latin.
- Sesudah konsonan (3 simbol dasar): ◌ะ, ◌า, dan ◌อ. Ini satu-satunya kelompok yang urutan tulisnya sama dengan urutan bacanya.
- Sebelum konsonan (5 simbol dasar): เ, แ, โ, ไ, dan ใ. Persis lima, dan menghafal daftar sependek ini menyelesaikan sebagian besar salah baca pemula.
- Di atas konsonan (4 simbol dasar): ◌ิ, ◌ี, ◌ึ, dan ◌ื, ditambah ◌ั (ไม้หันอากาศ) dan ◌็ (ไม้ไต่คู้) yang muncul di bentuk berubah.
- Di bawah konsonan (2 simbol dasar): ◌ุ dan ◌ู. Hanya dua, dan keduanya bunyi u.
- Mengelilingi konsonan: sisanya. Satu vokal bisa memakai sampai empat glyph sekaligus dan menempel di tiga sisi konsonan, seperti เ◌ือ pada เครื่อง (khreûuang, mesin/alat).
Urutan menulis bukan urutan membaca
Lima simbol yang ditulis sebelum konsonan (เ แ โ ไ ใ) tetap dibunyikan sesudah konsonannya. Itulah sebabnya ไป dibaca pai dan bukan aip, dan โต๊ะ dibaca tó dan bukan otá. Simbolnya berada di kiri, bunyinya di kanan.
Aturan tambahan yang jarang dijelaskan: kalau vokalnya punya bagian di depan dan di belakang, dan suku katanya dimulai dengan gugus konsonan, pemisahannya mengelilingi seluruh gugus, bukan hanya huruf pertama. Di เพลง (phleeng, lagu) simbol เ berdiri di depan gugus พล, bukan di antara พ dan ล. Di เครื่อง (khreûuang) simbol เ berdiri di depan gugus คร, sementara ◌ื duduk di atas ร dan อ ditulis sesudahnya.
9 pasangan vokal pendek dan panjang, dan kapan panjangnya mengubah arti
Panjang vokal adalah lama bunyi vokal ditahan, dan di bahasa Thai panjang vokal membedakan makna, bukan gaya bicara. Delapan belas vokal tunggal Thai sebenarnya hanya 9 kualitas vokal yang masing-masing punya versi pendek dan panjang; tiga vokal gabungan juga berpasangan begitu.
| Pasangan | Pendek | Panjang | Contoh yang bertaut |
|---|---|---|---|
| a | ◌ะ | ◌า | จะ (cà) dan มา (maa) |
| i | ◌ิ | ◌ี | กิน (kin) dan ดี (dii) |
| eu | ◌ึ | ◌ือ | หนึ่ง (neùng) dan มือ (meuu) |
| u | ◌ุ | ◌ู | สุด (sùt) dan ดู (duu) |
| e | เ◌ะ | เ◌ | เด็ก (dèk) dan เพลง (phleeng) |
| e terbuka | แ◌ะ | แ◌ | แข็ง (khěng) dan แดง (deeng) |
| o | โ◌ะ | โ◌ | โต๊ะ (tó) dan โรงเรียน (roong-riian) |
| o terbuka | เ◌าะ | ◌อ | เกาะ (kò) dan ต่อ (tòo) |
| eu terbuka | เ◌อะ | เ◌อ | เยอะ (yeú) dan เธอ (theuu) |
| ia | เ◌ียะ | เ◌ีย | เรียน (riian) untuk versi panjang |
| euua | เ◌ือะ | เ◌ือ | เดือน (deuuan) untuk versi panjang |
| uua | ◌ัวะ | ◌ัว | หัว (hǔua) untuk versi panjang |
Pasangan minimal terbaik untuk membuktikan panjang vokal itu penting ada di korpus kami: เข้า (khâo) berarti masuk, sedangkan ข้าว (khâaw) berarti nasi. Konsonan awalnya sama (ข), nadanya sama (turun), yang berbeda hanya panjang vokalnya. Contoh kedua: สุด (sùt) berarti ujung dan สูตร (sùut) berarti resep, dua kata bernada rendah yang dipisahkan panjang vokal saja.
Panjang vokal juga ikut menentukan nada suku kata, bersama kelas konsonan awal dan jenis konsonan penutupnya. Untuk halaman ini cukup satu kesimpulan: menahan vokal terlalu pendek atau terlalu panjang bukan aksen, itu kata yang berbeda.
Vokal yang berubah atau hilang bentuknya saat ada konsonan akhir
Sembilan bentuk vokal Thai berganti wujud begitu suku katanya ditutup konsonan akhir. Tata ejaan Thai menyebutnya สระเปลี่ยนรูป (bentuk yang berubah) dan สระลดรูป (bentuk yang menyusut atau hilang), dan keduanya diajarkan di kelas 1 sampai 2 sekolah dasar Thai. Bunyi dan nadanya tidak berubah; hanya tulisannya yang berubah.
| Vokal | Bentuk terbuka | Bentuk saat ada konsonan akhir | Contoh kata |
|---|---|---|---|
| สระอะ | ◌ะ | ◌ั (ไม้หันอากาศ) | วัน (wan, hari), จับ (càp, memegang) |
| สระเอะ | เ◌ะ | เ◌็ (ไม้ไต่คู้) | เป็น (pen, adalah), เย็น (yen, sore/dingin) |
| สระแอะ | แ◌ะ | แ◌็ | แข็ง (khěng, keras) |
| สระโอะ | โ◌ะ | hilang sama sekali | คน (khon, orang), ลด (lót, mengurangi) |
| สระเอาะ | เ◌าะ | ◌็อ | pada ล็อก dan บล็อก; belum ada di korpus kami |
| สระเออ | เ◌อ | เ◌ิ | เกิน (keuun, melebihi) |
| สระเออ + ย | เ◌อ | เ◌ย | เคย (kheuuy, pernah), เลย (leuuy, sama sekali) |
| สระอือ | ◌ือ | ◌ื | ยืน (yeuun, berdiri), มืด (meûut, gelap) |
| สระอัว | ◌ัว | ◌ว | สวน (sǔuan, taman) |
Perubahan yang paling penting dan paling sering menjegal pemula adalah สระโอะ: vokal o pendek hilang total kalau ada konsonan akhir, jadi kata seperti คน (khon, orang) dan นก (nók, burung) sama sekali tidak punya simbol vokal yang terlihat. Kalau kamu melihat dua konsonan menempel tanpa satu pun tanda vokal, kandidat pertamanya adalah vokal o pendek yang tidak ditulis.
Satu bentuk susut lagi yang tidak masuk tabel: สระออ juga kehilangan bentuk อ-nya di depan konsonan akhir ร, seperti pada พร dan ศร. Dan ก็ (kôo, juga) adalah kasus tersendiri: bentuknya terlihat seperti สระเอาะ yang menyusut, tetapi dibaca panjang.
Kenapa ada dua vokal ai: ใ◌ hanya untuk 20 kata, ไ◌ untuk sisanya
ใ◌ (สระใอ, ไม้ม้วน) dan ไ◌ (สระไอ, ไม้มลาย) berbunyi persis sama, ai, dan dua-duanya ditulis sebelum konsonan. Bedanya murni sejarah ejaan: ใ◌ dipakai hanya pada 20 kata Thai asli, dan semua kata lain memakai ไ◌.
Anak sekolah di Thailand menghafal kedua puluh kata itu lewat satu syair yang dimulai dengan ผู้ใหญ่หาผ้าใหม่ ให้สะใภ้ใช้คล้องคอ. Delapan di antaranya sudah punya halaman kata di korpus kami: ใหญ่ (yài, besar), ใหม่ (mài, baru), ใช้ (chái, menggunakan), ใกล้ (klâi, dekat), ใส่ (sài, memakai), ใต้ (tâi, selatan), ใคร (khrai, siapa), dan สะใภ้ (sà-phâi, menantu perempuan).
Empat vokal tambahan yang bukan vokal murni: ไ◌ ใ◌ เ◌า ◌ำ
ไ◌, ใ◌, เ◌า, dan ◌ำ dihitung sebagai vokal dalam daftar 32, tetapi masing-masing sebenarnya vokal pendek yang sudah membawa bunyi penutupnya sendiri: ai adalah a pendek plus luncuran y, ao adalah a pendek plus luncuran w, dan am adalah a pendek plus m. Itu sebabnya keempatnya tidak punya pasangan panjang di dalam kelompoknya.
Versi panjangnya ada, tetapi ditulis dengan cara lain, memakai ◌า plus konsonan penutup. Bandingkan เข้า (khâo, masuk) dengan ข้าว (khâaw, nasi), lalu ไม่ (mâi, tidak) dengan ง่าย (ngâay, mudah), dan ทำ (tham, melakukan) dengan จาม (caam, bersin).
Empat bentuk sisanya di kelompok vokal tambahan, ฤ ฤๅ ฦ ฦๅ, adalah huruf vokalik serapan Sanskerta yang membawa bunyi konsonan r atau l sekaligus. ฤ tidak punya satu bacaan tetap: di ฤดู (reú-duu, musim) ia dibaca reu, di อังกฤษ (Inggris) ia dibaca ri, dan di ฤกษ์ ia dibaca mendekati reu panjang. ฦ dan ฦๅ sudah tidak dipakai lagi dalam tulisan Thai modern.
Urutan belajar vokal Thai yang masuk akal
- Hafalkan lima simbol yang ditulis di depan konsonan lebih dulu: เ แ โ ไ ใ. Daftar terpendek dengan dampak terbesar, karena kelima inilah yang membuat kata terbaca terbalik.
- Tambahkan enam simbol yang menempel di atas dan di bawah: ◌ิ ◌ี ◌ึ ◌ื di atas, ◌ุ ◌ู di bawah. Sesudah ini kamu sudah bisa mengeja กิน, ดี, dan ดู.
- Latih sembilan pasangan pendek-panjang dengan audio, bukan dengan mata. Panjang vokal tidak kelihatan dari romanisasi latin sebanyak yang kamu duga, dan salah panjang berarti salah kata.
- Baru masuk ke sembilan bentuk yang berubah saat ada konsonan akhir. Mulai dari สระโอะ yang hilang total, karena itu yang paling sering muncul: คน, ลด, นก.
- Tunda tiga diftong pendek (เ◌ียะ เ◌ือะ ◌ัวะ) dan empat huruf Sanskerta (ฤ ฤๅ ฦ ฦๅ) sampai kamu bisa membaca papan nama. Itu bukan malas, itu urutan biaya dan manfaat.
- Uji dengan kata utuh yang bunyinya sudah kamu kenal, bukan daftar simbol lepas: เดือน, เรียน, หนังสือ, น้ำ.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Vokal bahasa Thai ada berapa?
Kenapa vokal Thai ditulis di depan konsonan tapi dibaca setelahnya?
Apa bedanya ใ dan ไ kalau bunyinya sama?
Kenapa ada kata Thai yang tidak punya simbol vokal sama sekali?
Apakah panjang vokal Thai benar-benar mengubah arti?
Perlukah menghafal 32 vokal sebelum mulai membaca?
JazLearnThai adalah aplikasi belajar bahasa Thai untuk penutur Indonesia: 2871 halaman kata dengan audio, romanisasi bernada, dan rincian huruf serta simbol vokal di setiap kata. Semua contoh di halaman ini diambil dari korpus itu, jadi setiap bentuk vokal di tabel bisa langsung kamu dengar pada kata nyata, bukan hanya dibaca sebagai simbol.